Petani sebagai subjek pelaku utama dari sebuah sistem usaha. Yang mana sistem usaha ini berbasis budidaya, baik itu sistem usaha budidaya lahan, budidaya kelautan, peternakan, perikanan dan lainnya. Olehnya itu kata petani tidak hanya berlaku bagi petani lahan. Tapi juga sistem usaha budidaya kelautan, peternakan, perikanan dan lainnya. Maka menyebut kata petani maka ruang lingkupnya akan luas. Petani tambak artinya petani yang usahanya berbasis perikanan tambak. Petani rumput laut, maka gambaran kita adalah budidaya berbasis kelautan (bukan disebut nelayan rumput laut), demikian juga peternak artinya petani ternak, usaha yang sistem budidayanya berbasis peternakan. Demikianlah seterusnya.
Pertanian sendiri adalah sebuat definisi yang lebih luas, yang menyangkut semua sistem yang terlibat dalam usaha budidaya. Pertanian ( Farming ) melibatkan banyak kegiatan mulai dari budidaya, pemasaran, pengolahan hasil, pengembangan usaha, manajemen, kebijakan strategisnya dan lainnya.
Kata Organik (bahasa Inggrisnya Organic ) mengacu pada kata asalnya "Organon" yang artinya bagian tubuh dari makhluk hidup yaitu manusia, hewan (binatang) dan tumbuhan. Atau bahasa sederhananya Organik artinya Hidup.
Sehingga PETANI dan PERTANIAN ORGANIK berarti. Pelaku Usaha Budidaya dan Sistem Pengolahan Sumber Daya Alam yang Terus-Menerus Hidup atau Lestari.
Melihat realita yang ada bahwa kerusakan lingkungan saat ini, tidak bisa dipungkiri bahwa andil Pertanian Anorganik cukup nyata. Sehingga perubahan iklim secara global tidak lepas dari perilaku usaha sistem budidaya yang tidak menghiraukan kelestarian lingkungan.
Olehnya itu melalui blog ini saya ingin mencoba memperkenalkan bentuk usaha pelestarian lingkungan dengan mencoba menerapkan prinsip-prinsip pertanian organik yang sederhana bagi Petani dan Pertanian kita
Tentulah hal ini tidaklah mudah dan bukan pekerjaan ringan, kita akan menghadapi tantangan baik diri sendiri, lingkungan dan kebijakan politik. Harapan kami blog sederhana ini menjadi andil kecil dari usaha - usaha besar yang telah dilakukan oleh para pemerhati lingkungan.
Demikian Terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar